BAB 3

METODE PENELITIAN

Dalam melakukan suatu penelitian diperlukan data yang akurat dan dapat digunakan serta diolah menjadi suatu informasi untuk mendukung penulisan Tugas Akhir.  Sehubungan dengan hal tersebut, penulis memerlukan cara yang tepat untuk mempermudah pelaksanaan pengumpulan data tersebut.  Dalam hal ini penulis melakukannya dengan cara sebagai berikut:

3.1  Metode Penelitian

Menurut Kriyantono (2008:160) mengatakan bahwa, “Metode Penelitian adalah teknik atau cara-cara yang dapat digunakan periset untuk mengumpulkan data.  Ada beberapa teknik atau metode pengumpulan data yang biasanya dilakukan oleh periset. Metode pengumpulan data ini sangat ditentukan oleh metodologi riset, apakah kuantitatif atau kualitatif.  Dalam riset kualitatif dikenal metode pengumpulan data: observasi (field observations), focus group discussions, wawancara mendalam (intensive/depth interview) dan studi kasus. Dalam menyelesaikan tugas akhir ini, penulis mengumpulkan data-data yang diperlukan dengan menggunakan dua metode yaitu sebagai berikut:

1. Penelitian Kepustakaan (library research)

Peneltian Kepustakaan merupakan metode pengumpulan data berdasarkan buku-buku yang berkaitan dengan judul Tugas Akhir ini dan sumber data tertulis lainnya yang ada di perusahaan, yang berhubungan dengan pokok bahasan tugas akhir ini dan dijadikan sebagai dasar perbandingan antara data yang penulis dapatkan di lapangan.

2. Penelitian Lapangan (field research)

Penelitian Lapangan merupakan penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data dan informasi yang diperoleh langsung dari responden dan mengamati secara langsung tugas-tugas yang berhubungan dengan prosedur pembayaran klaim asuransi jiwa PRULink Assurance Account pada PT Prudential Life Assurance Kantor PRU Advance Medan.  Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan cara sebagai berikut:

a.  Metode Observasi

Menurut Kriyantono (2008:106) mengatakan bahwa “Metode Observasi merupakan kegiatan mengamati secara langsung tanpa mediator sesuatu objek untuk melihat dengan dekat kegiatan yang dilakukan objek tertentu.  Observasi merupakan metode pengumpulan data yang digunakan pada riset kualitatif.  Seperti penelitian kualitatif lainnya, observasi difokuskan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan fenomena riset.  Fenomena ini mencakup interaksi (perilaku) dan percakapan yang terjadi di antara subjek yang diteliti.  Sehingga keunggulan metode ini adalah data yang dikumpulkan dalam dua bentuk:  interaksi dan percakapan (conversation).  Dalam hal ini penulis mengamati kegiatan karyawan dalam memberikan pelayanan prosedur pembayaran klaim nasabah asuransi jiwa PRU Link Assurance Account pada PT Prudential Life Assurance Account Kantor PRU Advance Medan.

b.  Metode Wawancara

Menurut Berger dalam Kriyantono (2000:111) mengatakan bahwa Wawancara adalah percakapan antara periset seseorang yang berharap mendapatkan informasi, dan informan seseorang yang diasumsikan mempunyai informasi penting tentang sesuatu objek.  Wawancara merupakan metode pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh informasi langsung dari sumbernya.  Wawancara ini merupakan salah satu metode pengumpulan data pada riset kualitatif.  Namun, saat ini beberapa riset kuantitatif banyak juga yang menjadikan wawancara sebagai salah satu metode pengumpulan data.  Dalam hal ini penulis memberikan sejumlah pertanyaan kepada karyawan perusahaan yang menyangkut tentang prosedur pembayaran klaim nasabah asuransi jiwa PRULink Assurance Account pada Kantor Pru Advance Medan.

3.2.  Jenis Sumber Data

Adapun jenis sumber data yang diperoleh penulis selama menyelesaikan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:

Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung dari hasil wawancara dan pengamatan langsung di lapangan selama melakukan Praktik Kerja Lapangan di Kantor PRU Advance Medan.  Sedangkan data sekunder merupakan data primer yang telah diolah untuk diproses lebih lanjut.  Dalam hal ini data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen Kantor PRU Advance Medan yang berhubungan dengan prosedur pembayaran klaim nasabah asuransi jiwa PRU Link Assurance Account.

3.3  Teknik Analisis Data

Pada tahap analisis data penulis “membaca” data melalui proses pemberian kode data sehingga mempunyai makna.  Proses pemberian kode ini mencakup proses mengatur data, mengorganisasikan data ke dalam suatu pola kategori. Menurut Maleong dalam Kriyanto (2000:103) mendefinisikan analisis data sebagai proses mengorganisasikan dan mengurutkan data ke dalam pola, kategori, dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang disarankan oleh data.  Dalam teknik analisis data, penulis menggunakan teknik analisis data kualitatif.  Analisis data kualitatif dimulai dari analisis berbagai data yang berhasil dikumpulkan periset di lapangan.  Data tersebut terkumpul baik melalui observasi, wawancara mendalam, focus group discussion maupun dokumen-dokumen.  Kemudian data tersebut diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori tertentu.  Pengklasifikasian atau pengkategorian ini harus mempertimbangkan kesahihan (kevalidan), dengan memerhatikan kompetensi subjek penelitian, tingkat autentisitasnya dan melakukan triangulasi berbagai sumber data.