BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul

Aktivitas hidup manusia cenderung berubah dan berkembang seiring dengan perubahan zaman.  Perubahan tersebut mencakup perubahan dalam tahapan kehidupan, gaya hidup, serta resiko kehidupan.  Selain itu, perubahan eksternal juga mungkin saja terjadi dan berpengaruh terhadap setiap orang, seperti perubahan ekonomi secara makro, lingkungan, manusia, organisasi dan politik.

Tuntutan perubahan dan peningkatan dalam tahapan kehidupan manusia memunculkan resiko (risk), dan sekaligus peluang (opportunities) bagi setiap orang.  Resiko berkenaan dengan kemungkinan terjadinya kegagalan dan kerugian bagi setiap orang.  Pada prinsipnya setiap orang berusaha untuk meminimalisir resiko yang dihadapi dalam hidupnya.

Dalam menghadapi setiap resiko, setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda. Ada beberapa cara pengelolaan resiko yang digunakan untuk mengendalikan tingkat resiko finansial yang dihadapi, yaitu:

  1. Menghindari resiko (avoiding risk)

Cara pengelolaan resiko yang paling mudah dilakukan adalah menghindari resiko sama sekali.  Contohnya, untuk menghindari resiko jatuh sakit maka seseorang akan menjaga stamina tubuh dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, berolah raga secara teratur, tidak merokok, serta tidak mengonsumsi minuman beralkohol.

  1. Mengendalikan resiko (controlling risk)

Setiap orang berusaha mengendalikan resiko dengan mengambil langkah-langkah pencegahan (preventive) dan mengurangi resiko tersebut.  Contoh,  untuk mengurangi resiko kecelakaan saat membawa kendaraan maka seseorang akan memastikan bahwa kondisi ban, rem, kopling, dan mesin mobil/motornya dalam keadaan baik, memakai sabuk pengaman, mengendarai dengan hati-hati, serta mematuhi rambu lalu lintas.

  1. Menerima resiko (accepting risk)

Secara sederhana menerima resiko sama dengan menanggung seluruh tanggung jawab finansial atas resiko yang terjadi tersebut.  Contoh, seseorang tidak mengasuransikan rumahnya terhadap resiko kebakaran, dan akan bersedia menanggung kerugian jika terjadi resiko kebakaran terhadap rumahnya.

  1. Mengalihkan resiko (transferring risk)

Apabila seseorang mengalihkan resiko kepada pihak lain, maka ia mengalihkan tanggung jawab finansial atas resiko tersebut kepada pihak lain, yang umumnya atas dasar pemberian imbalan.  Cara yang paling umum bagi seseorang, keluarga, atau perusahaan untuk mengalihkan resiko adalah dengan membeli pertanggungan asuransi.  Resiko kerugian finansial tersebut dialihkan ke perusahaan asuransi, dan apabila terjadi suatu kerugian yang spesifik, perusahaan asuransi tersebut akan membayarkan sejumlah uang asalkan perusahaan asuransi tersebut telah menerima sejumlah uang yang disebut sebagai premi.

Setiap orang pasti menyadari bahwa ia pada akhirnya akan meninggal, namun tidak pasti kapan ia akan meninggal.  Ketika seorang pencari nafkah meninggal tanpa meninggalkan persiapan yang cukup bagi keluarganya, dapat dipastikan bahwa keluarga yang ditinggalkan tidak mampu menyesuaikan dan menyiapkan diri dengan perubahan dalam kehidupannya yang diakibatkan oleh hilangnya penghasilan keluarga secara drastis dan tiba-tiba.  Hal ini dapat disebut sebagai suatu kerugian ekonomi akibat meninggalnya pencari nafkah.  Lain halnya bila si pencari nafkah tersebut telah jauh-jauh hari mempersiapkan keuangan keluarganya agar tetap berjalan secara normal pada saat ia meninggal dunia dengan cara memiliki jaminan finansial melalui asuransi.

Kepastian bahwa setiap orang pasti akan meninggal inilah yang juga disebut dengan resiko murni.  Inilah satu-satunya resiko yang dapat diasuransikan.  Dengan menghitung rata-rata usia hidup dan rata-rata pada usia berapa orang akan meninggal, perusahaan asuransi dapat memperkirakan terjadinya resiko murni ini.  Tujuan dari asuransi itu sendiri adalah memberikan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan finansial.

Bagi sebagian besar orang, kebutuhan dasar akan jaminan finansial merupakan hal yang umum.  Namun, kebutuhan tersebut berbeda untuk setiap orang dan kebutuhan finansial seseorang pun cenderung berubah dari waktu ke waktu.  Asuransi adalah salah satu cara yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk membantu mereka dalam penyediaan jaminan finansial.  Sebagian orang menyadari perlunya memiliki jaminan finansial dan membeli asuransi untuk mencukupinya.  Tetapi ada juga sebagian lainnya yang tidak menyadari betapa perlu dan pentingnya asuransi. Kemampuan seseorang untuk mencari penghasilan atau bekerja akan menurun seiring dengan bertambahnya usia.  Ketika seseorang sudah tidak mampu lagi bekerja dan memperoleh penghasilan, ia butuh memiliki suatu jaminan finansial untuk menghadapi situasi seperti ini dalam kehidupannya.  Dengan memiliki perlindungan asuransi jiwa, biaya hidup dapat tetap ditopang dan kehidupan serta kondisi keuangannya pun akan memperoleh jaminan.

Ketika seseorang menderita cacat, misalnya akibat suatu kecelakaan, kondisi ini membuat dia tidak dapat lagi melakukan kegiatan sehari-hari seperti ketika ia sehat, bekerja dan memiliki penghasilan.  Dengan memiliki asuransi, seseorang  dapat terus menjalankan kehidupannya karena ia akan memperoleh manfaat asuransi yang dimilikinya untuk menggantikan penghasilan yang sudah tidak dapat lagi ia peroleh lantaran cacat yang dideritanya.

Asuransi memberikan jaminan bagi individu maupun perusahaan untuk menekan atau mengurangi beban kerugian dari kemungkinan terjadinya sesuatu peristiwa yang tidak menguntungkan.  Dalam persaingan yang semakin ketat dan perilaku ekonomi bergerak semakin dinamis, yang diikuti pula oleh perkembangan teknologi yang mempengaruhi juga berbagai kebutuhan manusia termasuk kebutuhan terhadap asuransi.

Asuransi merupakan lembaga non bank yang bergerak di bidang jasa ganti rugi di mana asuransi sebagai pihak yang menanggung (penanggung) dan para pengguna jasa asuransi sebagai pihak yang tertanggung.  Di dalam segi dunia usaha, perasuransian merupakan pembangunan usaha yang dibangun atas dasar saling menguntungkan, sehingga dapat menciptakan kemajuan perekonomian di Indonesia, khususnya di dalam bidang asuransi.

Dengan demikian, banyak perusahaan jasa asuransi yang didirikan di Indonesia dengan menawarkan berbagai produk yang sangat beragam, guna memberikan kemudahan kepada konsumen dalam memilih jasa asuransi tersebut.  Salah satunya adalah PT Prudential Life Assurance yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa asuransi.

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merupakan perusahaan jasa asuransi yang didirikan pada tahun 1995.  Prudential Indonesia merupakan bagian dari Prudential Plc, dan di Asia Prudential Indonesia menginduk pada kantor regional Prudential Corporation Asia (PCA), yang berkedudukan di Hong Kong.  Dengan menggabungkan pengalaman internasional Prudential di bidang asuransi jiwa dengan pengetahuan tata cara bisnis lokal. Prudential Indonesia memiliki komitmen untuk terus mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Prudential Indonesia selalu berusaha untuk menyediakan produk unit link yang dirancang untuk memenuhi dan melengkapi kebutuhan nasabahnya, dalam setiap tahap kehidupan, mulai dari usia kerja, pernikahan, kelahiran anak, pendidikan anak, hingga masa pensiun.

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk lebih mengetahui seluk-beluk dari perjanjian asuransi jiwa khususnya yang dilaksanakan pada asuransi Prudential sehingga penulis memilih judul “Prosedur Pembayaran Klaim Nasabah Asuransi Jiwa PRULink Assurance Account  Pada PT Prudential Life Assurance Kantor PRU Advance Medan” sebagai judul Tugas Akhir.

1.2 Rumusan Masalah

Adapun dalam penelitian ini penulis merumuskan masalah tentang “Bagaimana prosedur pembayaran klaim nasabah asuransi jiwa PRULink Assurance Account Pada PT Prudential Life Assurance Kantor PRU Advance Medan”?

1.3 Tujuan Penulisan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data dalam rangka penyusunan laporan Tugas Akhir yang merupakan salah satu syarat dalam menyelesaikan jenjang pendidikan Diploma 3 Jurusan Administrasi Niaga Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Medan.  Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah:

  1. Untuk mengetahui prosedur pembayaran klaim nasabah asuransi jiwa PRU Link Assurance Account Pada PT Prudential Life Assurance Kantor PRU Advance Medan.
  2. Untuk mendeskripsikan prosedur pembayaran klaim nasabah asuransi jiwa PRULink Assurance Account Pada PT Prudential Life Assurance Kantor PRU Advance Medan.

1.4 Manfaat Penulisan Tugas Akhir

Adapun manfaat dari penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan sumbangan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan pada umumnya, khususnya tentang penyelesaian klaim dalam asuransi jiwa.
    1. Menambah referensi bagi perpustakaan Politeknik Negeri Medan.
    2. Melatih penulis dalam mengungkapkan permasalahan tertentu secara sistematis dan berusaha memecahkan permasalahan yang ada tersebut dengan metode ilmiah, sehingga menunjang pengembangan ilmu pengetahuan tersebut.
    3. Memberi bahan masukan dan referensi bagi penelitian yang akan dilakukan selanjutnya.
    4. Memberikan sumbangan pemikiran bagi instansi terkait dengan masalah penyelesaian klaim asuransi jiwa pada PT Prudential Life Assurance Kantor PRU Advance Medan.
    5. Memberi suatu pengertian dan pedoman mengenai penyelesaian klaim dalam asuransi, sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi pihak yang membacanya.

1.5 Sistematika Penulisan Tugas Akhir

Penulisan Tugas Akhir ini dibuat dengan prosedur yang ditentukan oleh Jurusan Administrasi Niaga.  Adapun sistematika penulisan Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut:

Bab 1  Pendahuluan

Bab ini menjelaskan tentang latar belakang pemilihan judul, rumusan masalah, tujuan penulisan Tugas Akhir, manfaat penulisan Tugas Akhir, dan sistematika penulisan Tugas Akhir.

Bab 2  Tinjauan Pustaka

Bab ini menjelaskan tentang pengertian asuransi, jenis-jenis asuransi, manfaat asuransi, dan prosedur pengajuan klaim  asuransi jiwa.

Bab 3  Metode Penelitian

Bab ini menjelaskan tentang metode yang digunakan penulis dalam mengumpulkan dan menganalisis data.

Bab 4  Hasil dan Pembahasan

Bab ini menjelaskan tentang hasil penelitian dan pembahasan mengenai prosedur pembayaran klaim nasabah asuransi jiwa PRULink Assurance Account Pada PT Prudential Life Assurance Kantor PRU Advance Medan.

Bab 5  Simpulan dan Saran

Bab ini menjelaskan tentang kesimpulan dan saran-saran yang membangun untuk menyempurnakan prosedur pembayaran klaim nasabah asuransi jiwa PRULink Assurance Account Pada PT Prudential Life Assurance Kantor PRU Advance Medan.